Kondisi pandemi saat ini telah membawa banyak perubahan terhadap segala sektor kehidupan. Tak hanya sektor ekonomi yang terpengaruh, namun sektor pendidikan pun merasakan dampak dari pandemi ini. Pembelajaran Daring merupakan metode yang digunakan pada tahun ajaran saat ini demi terwujudnya pencapaian kompetensi serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Secara teknis, penggunaan media daring sebagai alat pembelajaran merupakan sebuah langkah besar yang membawa kemudahan bagi dewan guru dan juga siswa. Namun tak dapat dipungkiri bahwa semakin besar manfaat yang dihasilkan, maka menuntut suatu konsekuensi yang besar pula. Beberapa masalah yang harus dihadapi seperti penurunan kinerja server merupakan salah satu dari sekian konsekuensi yang harus selalu siap untuk dihadapi.

Bagi sebagian guru dan siswa yang telah lama mendalami dunia teknologi dan informasi, mungkin gangguan-gangguan tersebut tidak terlalu membuat risau. Pasalnya bagi orang-orang yang telah mendalami dunia IT, masalah tersebut dapat dijelaskan secara teknis dan dapat dicari solusi permasalahannya. Namun, bagi guru dan juga siswa yang kurang memahami tentu akan menimbulkan rasa risau atau kepanikan ketika menghadapi masalah-masalah teknis dalam pembelajaran daring ini. Untuk itu, penulis akan membagikan sedikit tips untuk menghadapi berbagai masalah yang kerap terjadi pada pembelajaran daring dibawah ini.

1. Situs yang tidak bisa dibuka

Adakalanya siswa atau guru tidak bisa membuka situs pembelajaran daring. Masalah ini biasanya terjadi karena alamat yang dituliskan terdapat kesalahan. Langkah pertama yang perlu diperhatikan adalah teliti lebih lanjut penulisan alamat web. Pastikan alamat yang dituliskan adalah daring.smkn2kalianda.sch.id

Perhatikan huruf dan penggunaan tanda titik (dot) pada alamat tersebut. Contoh penulisan yang salah : daring,smkn2kalanda.sch.id

Contoh tersebut merupakan contoh penulisan yang salah pada penggunaan titik yang digantikan dengan koma serta kurang karakter abjad i.

Cek kembali apakah alamat yang dituliskan sudah benar.

2. Alamat sudah benar, namun yang terbuka justru web google

Masalah ini terjadi karena ketika alamat diketikkan pada kolom url, siswa atau guru memilih opsi Google Penelusuran. Perhatikan contoh gambar di bawah ini.

Terlihat bahwa ketika kita mengetikkan alamat pada kolom url akan muncul 2 sugesti. Jangan pilih sugesti dengan logo kaca pembesar dan terdapat tulisan Google Penelusuran, pilih saja sugesti dengan logo bola dunia atau lebih mudahnya langsung klik tombol Enter di keyboard.

3. Guru tidak bisa login setelah mengganti password

Permasalahan ini biasa terjadi setelah guru mengganti password. Hal ini dikarenakan guru hanya mengganti password pada 1 server atau tingkat kelas, karena pada awal pengenalan pembelajaran daring sudah pernah disampaikan bahwa pembelajaran daring dibagi menjadi 3 server yang mana tiap-tiap server dialokasikan sesuai dengan tingkat kelas (X, XI, dan XII).

Masalah tidak bisa login disebabkan guru menggunakan password yang baru pada server lain. Contoh, guru login pada server kelas X lalu mengganti password. Kemudian guru log out dan ingin login di server kelas XII menggunakan password yang baru. Tindakan ini menjadi tidak valid karena password yang diubah hanya pada server kelas X. Langkah pemecahannya ialah guru login menggunakan password lama terlebih dahulu di server kelas XII.

Singkatnya, apabila guru hendak mengubah password maka harus mengubah pada semua server (X, XI, XII)

4. Muncul kode captcha (I’m not a robot)

Ini merupakan permasalahan yang sangat jarang terjadi namun pernah ada keluhan dari siswa yang tidak bisa mengakses pembelajaran daring dikarenakan masalah captcha ini.

Sebelumnya perlu dipahami bahwa masalah ini muncul biasanya karena aktifitas browsing yang tidak wajar seperti mengakses alamat yang sama dalam beberapa tab, menggunakan VPN, dll.

Cara yang perlu dilakukan cukup menceklist kotak pada tulisan I’m not a robot.

Kemudian akan muncul kotak-kotak berisi gambar disertai keterangan di atasnya. Yang perlu dilakukan adalah melakukan instruksi captcha tersebut, apabila captcha menginstruksikan untuk memilih gambar mobil maka pilih semua kotak yang memuat gambar mobil. Pilih gambar sesuai instruksi. Pastikan tidak ada gambar yang terlewat. Setelah semua dipilih klik Next atau Verify.

5. Server hanya buffering

Masalah berikutnya yaitu server yang hanya buffering. Masalah ini biasa muncul saat guru mengakses materi atau tugas terstruktur. Hal ini disebabkan karena materi atau tugas yang tersimpan di server sangat banyak. Penyebab lainnya ialah banyaknya guru dan siswa yang mengakses server secara bersamaan.

Oleh karena itu, yang perlu dilakukan ialah cek kecepatan koneksi internet terlebih dahulu. Pastikan koneksi internet cukup stabil. Bila koneksi internet pribadi kurang mencukupi, disarankan mengakses menggunakan koneksi internet WiFi. Apabila server masih mengalami buffering, tunggu terlebih dahulu beberapa saat atau coba akses diluar jam-jam sibuk. Masalah ini juga dapat dicegah dengan cara rutin menghaous materi yang telah selesai agar tidak menumpuk di server.

Itulah sedikit tips mengatasi permasalahan pembelajaran daring. Mungkin tidak semua dari apa yang dituliskan di atas dapat mengatasi permasalahan karena setiap permasalahan menuntut cara penyelasaian yang berbeda-beda, namun apa yang penulis sampaikan di atas semoga dapat dijadikan pertolongan pertama ketika menghadapi masalah tersebut.

Apabila masalah pembelajaran daring belum juga teratasi, dapat menghubungi kontak admin yang telah dicantumkan pada portal pembelajaran daring SMK Negeri 2 Kalianda.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *