Proses Pembelajaran Daring SMKN 2 Kalianda

Tahun ajaran baru sudah dimulai sepekan yang lalu. Di tengah pandemi ini, tentu saja proses pembelajaran yang disajikan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Di tahun-tahun sebelumnya proses pembelajaran teori maupun praktikum dilakukan secara langsung (tatap muka) antara guru dan siswa, namun di tahun ini baik dari sisi guru maupun siswa sama-sama dituntut untuk beradaptasi dan mengembangkan diri untuk menjalani kegiatan pembelajaran secara daring.

Pasca kegiatan In House Training yang dilakukan oleh para dewan guru SMK Negeri 2 Kalianda, saat ini para dewan guru dituntut untuk dapat menerapkan apa yang telah diperoleh dari kegiatan tersebut. Tentu hal ini bukan merupakan suatu perkara yang mudah mengingat waktu pelatihan yang terbatas. Namun, hal itu tidak menjadi alasan bagi dewan guru untuk tidak menyelenggarakan kegiatan pembelajaran daring.

SMK Negeri 2 Kalianda telah melakukan pembelajaran daring secara efektif sejak tanggal 21 Juli 2020. Teknis pembelajaran daring ini yang pertama baik guru maupun siswa mengakses portal yang sama yaitu http://daring.smkn2kalianda.sch.id. Setelah itu guru dan siswa memilih tombol login yang sesuai dengan kelas dan kedudukannya apakah sebagai guru atau sebagai siswa.

Dengan pembelajaran daring ini, dewan guru dapat memberikan materi berupa text, foto, dan video. Tak hanya itu, guru juga dapat mengirim file pendukung seperti file presentasi atau ebook yang dapat dibaca oleh siswa. Selain itu, guru juga dapat memberikan tugas terstruktur kepada siswa dengan batas waktu tertentu. Guru juga dapat membuat bank soal yang akan digunakan sebagai bahan ujian oleh siswa.

Meskipun fitur pembelajaran daring ini dapat dikatakan cukup lengkap, namun hal tersebut tidak menutup kemungkinan akan terjadinya kendala. Ada beberapa kendala teknis yang sempat terjadi pada pembelajaran daring ini salah satunya adalah server yang sempat mengalami down, serta beberapa user guru yang tidak dapat mengakses pembelajaran. Adapun kendala non teknis yaitu beberapa guru dan siswa yang salah mengakses portal pembelajaran daring. Adapula yang salah memilih tingkat kelas mengingat bahwa pembelajaran daring ini terdiri dari 3 server yang dibagi untuk masing-masing tingkat kelas.

Menurut bapak Pande Made Kertiyasa, A.Md salah satu proktor pembelajaran daring ini mengatakan bahwa pembelajaran daring ini masih dalam tahap perkembangan dan kedepannya masih terus diperbaharui.

“Mengingat aplikasi ini juga masih perdana, jadi dari tim IT kami kedepannya akan terus melakukan perbaikan terhadap bug yang sempat terjadi”.

Senada dengan hal tersebut, bapak Sutrisno, S.Kom selaku proktor juga turut serta memberikan himbauan kepada dewan guru agar dapat menyimpan data tugas yang sudah dinilai dan menghapus materi serta tugas yang sudah terlewat agar kinerja server tidak terlalu berat.

Di sisi lain, masih terdapat beberapa siswa yang meminjam laptop kepada temannya, salah satunya adalah Irsyad Ramadhan siswa kelas XII TBSM. Alasannya dikarenakan tugas yang hendak dikirimkan perlu dikonversi sehingga lebih optimal apabila menggunakan laptop.

Namun, terlepas dari hal tersebut. Pembelajaran daring ini memberikan nilai positif kepada guru dan siswa yaitu dapat menjadikan guru dan siswa dapat lebih memanfaatkan penggunaan internet dengan lebih baik. Sisi positif lainnya ialah dengan pembelajaran daring ini menjadikan guru dan siswa lebih memahami tentang bidang teknologi.

The last comment needs to be approved.
1 reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *